AKTIFKAN IMAJINASI, NON AKTIFKAN LOGIKA
Untuk masuk dunia metafisika, dalam hal ini adalah mempelajari ilmu supranatural (ghaib), Anda tidak mungkin meraihnya dengan menggunakan kemampuan otak logika. Metafisik bukan ilmu pasti. Rumusnya tidak selalu 1 + 1= 2. Dalam rumus metafisika hasilnya bisa berbeda-beda tergantung situasi dan kondisinya.Karena itu, 1 + 1 bisa menghasilkan bilangan 0 (gagal). Dilain waktu menghasilkan bilangan 2 (sesuai perkiraan). Terkadang menghasilkan bilangan 3, 4, bahkan 10, yang berarti hasilnya jauh lebih banyak dari yang diduga sebelumnya.
Kekuatan metafisika itu dapat aktif jika Anda memulainya dengan keyakinan yang tidak semu, tidak yang dipaksa-paksakan. Untuk itu Anda harus menggunakan otak kanan (imajinasi, visualisasi, religi, perasaan, visualisasi). Bukan otak logika Anda.
Orang Tradisional
Cara belajar ilmu metafisika yang berhasil adalah jika kita dapat bersikap sebagaimana sikap orang tradisional. Bahkan seorang sufi menawarkan konsep belajar yang berkah melalui cara : Diam – Mendengarkan – Menjalankan – Mengembangkan.Orang-orang zaman modern khususnya dari perkotaan, pada umumnya memiliki ciri khas yang bertentangan dengan konsep tersebut diatas. Mereka hendak berguru metafisika tetapi konsep yang dijalankan adalah : Banyak Bicara – Kritik – Ego – Analisis, dan puncaknya bersikap Apriori. Mereka datang dengan menonjolkan egonya. Jadi, bagaimana mereka dapat berhasil mempelajari halhal yang metafisika?
Namun sebagain dari orang modern ada yang dapat memfungsikan kedua bagian otaknya ( kiri – kanan ) secara berimbang. Orang dengan tipe ini tidak terjebak dalam kesombongan intelektual, namun mereka juga tidak terjebak dalam wilayah mistik yang membabi buta. Intelektualitas mereka tidak akan hilang dan mereka tetap beruntung karena dapat merasakan manisnya ilmu metafisika. Nah, Anda ingin berhasil belajar metafisika? Kata kuncinya adalah : Tergantung dari sejauhmana Anda dapat mengaktifkan otak imajinasi Anda. Bukan otak logika Anda.



0 comments:
Post a Comment